Sajian Khusus

Kota wisata Parapat yang terus berbenah (foto: P Hasudungan Sirait/Kalderakita.com

Warga Ajibata-Tigaraja-Parapat Mesti Bergerak Sebelum Segalanya Terlambat

Ajibata sekarang lebih manggalsak [menggelepar] lagi. Pemerintah pusat, lewat kementerian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), telah menghadirkan pelabuhan feri baru di sana. Letaknya di pelabuhan lama yang bersebelahan dengan pelabuhan swasta milik keluarga Tokke Pinggir.

Terkini

Kehidupan Masyarakat Adat Di Konsesi TPL Tak Kunjung Membaik

Ada Perda perlindungan masyarakat adat (foto: Mongabay)

Dari puluhan komunitas masyarakat adat yang selama puluhan tahun ini berkonflik dengan TPL dan kemudian bergabung menjadi anggota AMAN Tano Batak, hanya satu (komunitas adat di Tornauli) yang warganya (20 orang) bekerja sebagai BHL TPL

Lebih Banyak Mudharat TPL daripada Manfaatnya

Pabrik TPL di Sosor Ladang (foto: Waspada)

Data yang tersedia dan hasil observasi terhadap kehadiran pabrik pulp di Sosor Ladang, Kecamatan Parmaksian, tidak menunjukkan adanya pembukaan lapangan kerja bagi warga yang hidup turun-temurun di sana.

Modus Politik Belah Bambu ala Toba Pulp Lestari

Segera hentikan kriminalisasi terhaap masyarakat adat (foto: Tribun)

Setelah warga lemah, TPL mengambil tindakan hukum terhadap mereka. Lima orang penduduk Sihaporas yang merupakan pejuang tanah adat terkena kriminalisasi.

Kejahatan Kemanusiaan dan Politik Pecah-Belah yang Dilakukan TPL

Warga desa datangi Kajari Tobasa (foto: Lintang news)

Sejak awal kerap kali Indorayon berbenturan dengan masyarakat adat. Dalam berkonflik, kekerasan dan pendzoliman berulang kali mereka lakukan.

Illegalitas Kawasan dan Konsesi PT TPL

Masyarakat adat serukan Tutup TPL (foto: AMAN)

TPL melakukan penebangan hutan alam jenis kayu kulim dan kempas dengan diameter lebih dari 30 cm di dalam HPT. Padahal dua jenis kayu ini termasuk tanaman yang dilindungi.

PT Toba Pulp Lestari dan Pelanggaran Hukum-HAM yang Dilakukannya

Masyarakat adat desak KLHK cabut izin PT TPL (foto: KBR)

Selama lebih 30 tahun beroperasi, PT Toba Pulp Lestari merupakan perusahaan yang tidak ramah Hak Asasi Manusia. Sejarah mencatat berbagai pelanggaran HAM yang dilakukannya.

Pengrusakan Hutan di Bentang Alam Tele

Bentang alam Tele (foto: P Hasudungan Sirait/Kalderakita.com)

Berdasarkan hasil analisis spasial yang dilakukan oleh Walhi Sumatera Utara, kami mengidentifikasi bahwa aktifitas TPL berkontribusi terhadap deforestasi skala besar yang terjadi di Bentang Alam Tele.

Dampak Industri Pulp terhadap Lingkungan

Walhi desak TPL ditutup (foto: CNN Indonesia)

Pada awal tahun 2000-an, Indonesia pernah tercatat dalam Guinness Book of World Records sebagai negara tropis dengan laju deforestasi tertinggi di dunia, yakni 2 juta hektar per tahun.

Mengungkap Ekspor Fiktif Toba Pulp Lestari

Masyrakat adat Toba di Medan desak tutup TPL (Foto: RRI)

Berdasarkan data yang diungkapkan dan analisis tadi kelihatannya TPL memanipulasi laporan keuangan terutama di bagian investasi dan biaya pokok penjualan. Manipulasi ini membuat adanya kebutuhan dana yang cukup besar dan itu ditutup oleh dana grup perusahaan.

< 12345 >