Film Dokumenter Drama Sisingamangaraja XII Diputar di Tanah Kelahiran

Film dokumenter Sisingamangaraja XII diputar di Baktiraja
Film dokumenter Sisingamangaraja XII diputar di Baktiraja

DOLOKSANGGUL, Kalderakita.com: Pemutaran film dokumenter Drama Sisingamangaraja XII digelar di Aula Balai Pertemuan HKBP Sinambela Simanullang, Desa Sinambela, Kecamatan Baktiraja, Senin (15/3). Baktiraja adalah tempat kelahiran sang raja bangsa Batak tersebut.

Acara ini dirangkai dengan diskusi bertema ‘Mengenang Jasa Sisingamangaraja XII Pahlawan Nasional dari Tanah Bakara.’

Sejumlah narasumber hadir dalam diskusi termasuk Ketua DPP Keluarga Pomparan Si Raja Oloan Brigjen TNI (Purn). T. H. Sinambela, Cicit/Keluarga Sisingamangaraja XII Raja Oloan Sinambela dan Ketua ADFA (Adventure Documentary Festival Academy) sekaligus Produser Astrid Diana Savitri.

Selain pemutaran film dan diskusi, acara juga diisi penampilan musik dan tarian oleh Sanggar Seni Martabe, Sanggar Tari Desa Simamora, Trio 'Oppu Sisingamangaraja/Raja Namarsahala, dan Sanggar Sulaiman Barat.

Bupati Humbang Hasundutan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus [organisasi] Adventure Documentary Festival Academy yang telah membuat film ini.

“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber, khususnya para keturunan Raja Sisingamangaraja dan para pengisi acara untuk pembuatan film ini. Semoga film dapat menggugah rasa kebangsaan dan persatuan kita serta meningkatkan kecintaan, kepeduliaan kita terhadap nilai-nilai sejarah budaya yang bermuara kepada kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia," lanjut Sekda seperti dikutip di laman resmi Pemkab Humbahas.

Film dokumenter Drama Sisingamangaraja XII merupakan garapan Adventure Documentary Festival Academy (ADFA) bersama-sama dengan Keluarga Pomparan Si Raja Oloan dan keluarga Sisingamangaraja. Rampung digarap tahun lalu, film ini diputar perdana di Medan pada Desember 2020, disaksikan Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi.

Pengambilan gambar film dokumenter ini sebagian besar dilakukan di sekitar lembah Bakara dan perbukitan sekitarnya yang menawan. Sedangkan naskah dan skenario disusun berdasarkan kisah yang dituturkan keluarga Sisingamangaraja. Bahkan para cicit Sisingamangaraja pun terlibat memerankan tokoh-tohok utama di film ini.

Ada rencana pihak produser untuk mengangkat kisah ini ke layar lebar.