Menko Luhut: Digitalisasi, Jalan Keluar yang Sangat Penting

Menko Luhut saat jadi pembicara di kalangan orang Batak (foto: P Hasudungan Sirait)
Menko Luhut saat jadi pembicara di kalangan orang Batak (foto: P Hasudungan Sirait)

Pendidikan digital menjadi tulang punggung berjalannya operasional sehari-hari ke depannya. Misalnya, berbagai kegiatan sudah bisa berjalan tanpa harus bertatap muka langsung, termasuk berbagai kegiatan Kementerian dan Lembaga tidak lagi harus menyewa hotel maupun ballroom, namun dengan cara online.

Oleh karenanya, mantan Dubes Singapura ini pun menilai kebutuhan untuk digitalisasi sangatlah tinggi.

"Dengan pengalaman digitalisasi selama pandemi ini tidak akan menjadi masalah dan malah menghemat biaya dan waktu. Proses pengambilan keputusan sekarang bisa melewati Zoom dan jadi prosesnya cepat, tidak terbayang ini sebelum pandemi Covid-19," kata Luhut.

Salah satu tempat tempat pendidikan digitalisasi di Indonesia adalah Apple Academy. Saat ini, Apple Academy hanya berada di tiga negara, yaitu Brazil, Italia, dan Indonesia yang menjadi satu-satunya negara di Asia.

Tempat ini memiliki kapasitas Jakarta 200 orang, di Batam 100 orang, dan Surabaya 100 orang dan total 400 orang setiapbatchnya.

"Kita butuh orang yang paham dan mendukung digitalisasi. Jadi, kita butuh tempat macam (Apple Academy)ini. Jangan hanya buat di kota-kota besar, tapi juga mencerdaskan di daerah-daerah juga agar terjadi keseimbangan," tutup Menko Luhut.