Menko Luhut Jamin Tanah Food Estate Jadi Milik Masyarakat

Mendengarkan penjelasan (foto: Pemkab Humbahas)
Mendengarkan penjelasan (foto: Pemkab Humbahas)

JAKARTA, Kalderakita.com: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memberi jaminan tanah di areal pengembangan food estate menjadi milik masyarakat.

Hal ini dia sampaikan saat kunjungan kerja ke areal food estate dan lokasi Taman Sains  Teknologi Herbal Hortikultura Center (TSTH2C) di Kecamatan Pollung, Humbang Hasundutan pada Rabu (1/9).

Hadir bersama Jenderal berdarah Batak ini antara lain Wakil Menteri LHK Alue Dohong, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen (Pol) Panca Putra Simanjuntan, Kasdam I Bukit Barisan Brigjen (TNI) Didied Pramudito, dan jajaran di Kemenko Marves).

Menteri Luhut dalam sambutannya seperti dilansir situs resmi Pemkab Humbang Hasundutan mengatakan senang dapat kembali ke Humbahas setelah dua tahun pengambangan food estate.

“Saya melihat sudah berjalan, dimana yang menata adalah ahli-ahlinya yang tergabung dalam ‘Team Work’. Masing masing ahli akan bekerja sesuai tugas dan fungsinya,” katanya sambil menambahkan bahwa semua itu adalah untuk mensejahterakan rakyat.

“...dan itu perintah Presiden RI ke kami. Pemerintah memberikan yang terbaik untuk rakyat.”

Luhut mengatakan, sebagaimana disampaikan koordinator lapangan Van Basten Pandjaitan terkait kalkulasi ekonomi per hektar, sudah menunjukkan angka yang cukup baik.

Panen kentang (foto: Repbublika)

“Kalau dengan teknologi irigasi tetes dan pengolahan yang tepat maka hasilnya bisa lebih meningkat lagi. Jangan sampai hilang kesempatan ini untuk membuat masa depan keluargamu,” ujar Menko Luhut.

Seluruh tanah bersertifikat

Menko Marves juga menyampaikan seluruh lahan yang dikelola masyarakat di area pengembangan food estate telah bersertifikat. Tanah ini bisa diturunkan kepada anak cuku kelak.

“Sertifikat itu adalah milikmu, tidak bisa dimain-mainkan kemana itu. Saya jamin, bahwa itu adalah milikmu,” tegas Luhut seraya mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kita harus disiplin untuk pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan, kemudian melakukan vaksin dan kalau sakit jangan ditahankan di rumah tetapi laporkan dan pergilah ke Isolasi Terpusat,” imbaunya.

Menurut Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor pihaknya telah menerima lebih dari 120.000 vaksin dari Kementerian Kesehatan.

“Kalau bukan karena Bapak Menko Marves memberikan atensi ke kami Pak, masih jauh kami dari kesetaraan vaksin. Mudah-mudahan kami semua sehat pak,” ujar Dosmar.

Bupati Dosmar pada kesempatan itu juga menyampaikan terimakasih kepada Presiden RI Joko Widodo, Menko Marves Luhut Pandjaitan, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan semua pihak yang memberi perhatian bagi Humbang Hasundutan terutama dalam pengembangan food estate.

Untuk percepatan pengembangan food estate, Bupati Dosmar berjanji akan lebih fokus dan terus meningkatkan koordinasi dengan kementerian terkait serta Gubernur Sumut. Curah hujan yang tinggi yang didukung dengan petani yang gemar bekerja keras dan berkeinginan kuat untuk maju, makin mendorong percepatan pelaksanaan food estate di Kabupaten Humbahas.

Pada kunjungan kerja kali ini, rombongan juga meninjau lahan food estate dan memanen kentang di Areal Pertanaman Petani (APP) yang digarap bekerjasama dengan PT. Indofood. Selanjutnya rombongan Menko Marves meninjau pembangunan infrastruktur ke Taman Sains dan Teknologi Herbal Hortikultura Center (TSTH2C) di Desa Aek Nauli, Kecamatan Pollung.